Cara Mengatasi Morning Sickness Saat Hamil

Cara Mengatasi Morning Sickness Saat Hamil - Kehamilan adalah salah satu fase penting bagi seorang wanita. Hal yang paling sering dialami oleh wanita hamil adalah mual hingga muntah, terutama di pagi hari, atau biasa disebut sebagai morning sickness. Salah satu penyebab seorang wanita mual dan muntah karena adanya kehidupan baru dalam tubuh sehingga memerlukan penyesuaian, biasanya di alami pada tri-semester pertama kehamilan. Namun apabila terlalu sering, jelas tidak normal dan mengganggu kondisi ibu hamil, bahkan dapat membahayakan kesehatan. Lalu bagaimana cara mengatasi morning sickness agar tidak mengganggu dan membahayakan kesehatan?


Cara Mengatasi Morning Sickness Saat Hamil


Penyebab Morning Sickness

Penyebab mual dan muntah atau morning sickness yang dialami wanita hamil ada beberapa macam; perubahan metabolic dalam kehamilan, alergi, faktor psikososial, meningkatnya kadar hormon beta HCG yang dihasilkan oleh plasenta. Efek dari hormon ini memperlambat gerakan motilitas di saluran pencernaan sehingga lebih banyak gas yang terdapat dalam usus. Kemungkinan mual parah dapat di alami oleh wanita yang hamil pada usia di bawah 24 tahun, ibu hamil yang obesitas atau wanita dengan riwayat mual pada kehamilan sebelumnya. Risiko ini menjadi semakin tinggi apabila ibu stress dan cemas, kelebihan lemak dan terinfeksi bakteri yang menyebabkan luka pada lambung.


Baca Juga: 4 Tips Kesehatan Ibu Hamil

Gejala Morning Sickness

Gejala morning sickness yang normal biasanya dialami pada usia kehamilan kurang lebih 10 minggu atau tri-semester pertama. Gejala ini akan berkurang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Pada kondisi ini ibu hamil tidak memerlukan perawatan, yang  dibutuhkan hanyalah cukup istirahat. Tetapi mual parah dapat mengakibatkan dehidrasi atau kekurangan cairan, kekurangan tenaga dan kematian. Untuk bayi dalam kandungan dapat terjadi mainutrisi atau kekurangan nutrisi yang bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan bayi, kelainan pada bayi hingga kematian. Cara membedakan mual dan muntah yang biasa dengan yang parah bisa terlihat dari ciri-ciri tertentu. Mual dan muntah yang parah selalu disertai muntah yang hebat, tidak bisa makan minum, penurunan berat badan sekitar 5% atau lebih, produksi urin sedikit, dehidrasi, keluar keringat dingin, pusing, cepat lelah, tekanan darah turun dan dapat mengalami cemas atau depresi yang hebat.


Cara Mengatasi Morning Sickness

Cara mengatasi morning sickness yang parah dapat dilakukan dengan cara menghindari makanan, minuman dan buah-buahan tertentu, misalnya; makanan berlemak, gorengan, kopi dan durian. Selain itu untuk mencegah mual dengan menjaga perut tidak terisi gas yang berlebihan dengan cara mengemil makanan kering, ( baca : Tips Ngemil Sehat Untuk Ibu Hamil ) makan sering dalam jumlah yang sedikit, menghindari makanan yang terlalu pedas atau asam, istirahat cukup, konsumsi permen atau minuman jahe. Pertolongan pertama mengatasi morning sickness bisa dengan bedrest, minum jahe hangat dan konsumsi vitamin B6. Apabila tidak berhasil, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan secara medis.

Namun, jika ibu hamil telah mengalami morning sickness, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Minum vitamin seperti zinc dan vitamin B6, untuk mencegah mual saat hamil.
  2. Mendengarkan musik yang menenangkan, misalnya musik klasik.
  3. Minum teh mint.
  4. Akupuntur, dapat membantu menyamankan mual dan muntah.
  5. Minum campuran cuka dan teh. Campur 2-3 sendok teh cuka ke dalam secangkir teh hangat sebagai teman sarapan.
  6. Jalan-jalan dan olahraga ringan.
  7. Aromaterapi. Tetesi tisu dengan beberapa tetes aromaterapi jeruk mandarin atau lemon. Hiruplah pada saat terasa mual.
  8. Pijat refleksi.
Demikian tips dan cara mengatasi morning sickness pada saat hamil. Selamat mencoba dan selamat mempersiapkan kelahiran sang buah hati.

Cara Menghilangkan Tato dengan Bahan Alami

Cara menghilangkan tato dengan bahan alami - Tato atau tatto merupakan seni melukis pada kulit tubuh manusia, biasanya seseorang menggunakan tato karena ingin memperlihatkan identitasnya. Tato bisa berupa gambar-gambar maupun tulisan. Tato dibuat dengan menggunakan jarum suntik untuk melukiskannya ke kulit, dan hal inilah yang membuat tato susah dihilangkan karena zat warna pada suntikannya menempel secara permanen di kulit tubuh. 
Memang ada cara cepat untuk menghilangkan tato permanen yaitu dengan menggunakan laser namun hal ini dapat menguras biaya yang tak sedikit. Banyak orang ingin menghilangkan tato nya karena alasan pekerjaan yang tidak memperbolehkan memiliki tato pada tubuh, namun juga ada yang ingin menghilangkannya karena tato memiliki banyak efek samping diantaranya seperti:
Cara Menghilangkan Tato

Infeksi Kulit
Tato dapat membuat kulit terinfeksi seperti timbulnya merah-merah pada kulit yang disertai dengan bengkak dan rasa sakit pada kulit yang terdapat tato.

Alergi
Tato juga dapat membuat kulit menjadi alergi seperti menimbulkan rasa gatal yang luar biasa di area kulit yang terdapat tato, hal ini dikarenakan zat pewarna yang masuk ke kulit tubuhmu.

Timbul Benjolan
Tato juga dapat membuat kulit menumbuhkan jaringan baru di atas kulit yang bertato yang disebut dengan keloid. Biasanya akan ditandai dengan benjolan-benjolan yang berwarna, umumnya berwarna merah.

Menularkan Penyakit
Seperti yang sudah diketahui bahwa untuk membuat tato diperlukan peralatan dimana jarum suntik dipakai dan biasanya alat untuk membuat tato kurang steril dan hal ini akan menyebabkan timbulnya penyakit menular seperti hepatitis B, hepatitis C, tetanus, bahkan infeksi HIV yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit AIDS yang pada akhirnya akan menimbulkan kematian.

Oleh karena itu banyak orang ingin mengetahui cara menghilangkan tato agar terhindar dari efek samping yang telah dijabarkan diatas. Karena menggunakan laser memerlukan biaya yang besar, ada beberapa cara menghilangkan tato secara alami yang mudah dan juga tak menghabisakan banyak biaya. Berikut beberapa cara alami menghilangkan tato:

Menggunakan Madu
Cukup dengan mengoleskan madu pada kulit kamu yang terdapat tato secara rutin maka tato pada kulitmu akan menghilang.

Menggunakan Jeruk Lemon
Oleskan perasan jeruk lemon pada kulitmu yang bertato, lakukan secara rutin.

Menggunakan Minyak Zaitun
Minyak Zaitun juga memiliki senyawa yang dapat menghapuskan atau menghilangkan zat warna pada tato. Cara nya sama yaitu hanya dengan mengoleskan minyak zaitun pada kulit tubuhmu yang bertato.

Menggunakan Minyak Kelapa
Sama hal nya dengan minyak zaitu, kamu hanya perlu mengoleskannnya pada kulit tubuh yang bertato.

Itulah beberapa cara menghilangkan tato dengan bahan alami, pilih salah satu dari bahan alami tersebut untuk dioleskan secara rutin ke kulit tubuhmu yang bertato, maka secara perlahan dan berangsur-angsur tato pada kulitmu akan menghilang.

Manfaat Pisang Untuk Kulit Wajah

Manfaat Pisang Untuk Kulit Wajah - Seperti yang sudah kita ketahui bersama, buah-buahan  banyak mengandung berbagai senyawa untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan, termasuk kesehatan kulit wajah. Salah satu buah yang cocok dipakai untuk perawatan kulit yaitu pisang karena mengandung antara lain mineral kalium, zat pati dan vitamin A, C, E. Pisang dapat menjaga kelenturan kulit, mengendalikan pembentukan kerutan, menyamarkan noda, mencerahkan wajah dan memutihkan kulit wajah. Campurkan pisang dengan berbagai bahan seperti madu, soda kue, yogurt dan bubuk kunyit sehingga dapat meningkatkan daya kerja kandungan dalam pisang. Berikut beberapa manfaat pisang untuk kulit wajah:


Manfaat Pisang Untuk Kulit Wajah


Mencegah Jerawat
Haluskan pisang dan campur dengan bubuk kunyit sampai halus lalu oleskan pada wajah yang sudah dibersihkan. Diamkan selama 15-20 menit dan bilas dengan air suam-suam kuku. Untuk hasil yang lebih optimal, sesudah dibilas gosok wajah dengan es batu yang sudah dibungkus dengan kain.

Mengendalikan Kerutan dan Mengencangkan Kulit Wajah
Pisang dapat digunakan sebagai salah satu cara alami untuk mengencangkan kulit wajah, caranya yaitu mencampur pisang dengan yogurt tanpa rasa (plain yogurt) dalam jumlah banyak. Oleskan pada wajah dan diamkan selama 15-20 menit. Bilas dengan air hangat. Jangan lupa sebelum mengoleskan masker pisang ke wajah, pastikan wajahmu sudah dibersihkan terlebih dulu.

Mencerahkan Kulit Wajah
Campur pisang yang sudah dihaluskan dengan air perasan jeruk lemon dan madu. Oleskan pada wajah dan diamkan beberapa menit lalu bilas.
Asalkan kamu rajin dan sabar melakukan proses bermasker ini sebanyak 2-3 kali seminggu, kamu akan dapat menikmati hasilnya.

Memutihkan Kulit Wajah
Pisang dapat pula di jadikan bahan alami untuk memutihkan kulit wajah. Caranya, kupas pisang lalu diblender, tambahkan satu sendok teh madu dan aduk sampai rata. Jadikan campuran tersebut sebagai masker, dengan cara mengoleskan pada wajah termasuk leher. Lalu diamkan selama 15 menit setelah itu dicuci bersih dengan air dingin. Lakukan seminggu sekali.

Kita juga dapat memanfaatkan kulit pisang sebelum berakhir ke tempat sampah karena selain buahnya dapat kita manfaatkan, ternyata kulit pisang pun bisa kita manfaatkan juga untuk keperluan sehari-hari. Berikut tips memanfaatkan kulit pisang:
Jangan khawatir jika kamu digigit nyamuk atau serangga. Cukup oleskan kulit pisang pada bagian yang digigit untuk mengurangi pembengkakan. 
Malu karena gigimu tidak seputih artis-artis sinetron? Kulit pisang juga dapat memutihkan gigi secara alami, cobalah gosok bagian dalam kulit pisang pada gigimu, diamkan sebentar lalu kumurlah hingga bersih.
Jika kamu memiliki telapak tangan yang kasar, kamu dapat juga memanfaatkan kulit pisang untuk menghaluskan telapak tangan, caranya yaitu hanya dengan menggosok-gosokkan bagian dalam dari kulit pisang ke dalam telapak tanganmu.
Kulit pisang bisa juga dimanfaatkan sebagai semir sepatu alami. Gosok bagian dalam kulit pisang pada sepatu, benda berbahan logam atau daun tanaman hias hingga berkilat. Ternyata banyak manfaat pisang untuk kulit wajah ya? Hemat dan mudah bukan? Selamat mencoba!

Cara Melindungi Ponsel Di Musim Penghujan

Cara melindungi ponsel di musim penghujan - Saat ini bagi kebanyakan orang, ponsel bukan lagi merupakan kebutuhan sekunder tapi sudah menjadi kebutuhan pokok dan bahkan tidak jarang seseorang memiliki lebih dari 1 ponsel. Tidak saja sebagai alat komunikasi tapi juga sebagai sarana untuk mendengarkan musik, membaca berita melalui internet, berfoto ataupun memainkan aplikasi games yang ada di ponsel. Dengan begitu banyaknya fungsi dari ponsel, karenanya ponsel harus dijaga agar tidak terkena air terlebih di musim penghujan seperti sekarang ini. Apabila pemilik ponsel melindungi diri dengan jas hujan atau payung agar tidak terkena hujan, lalu bagaimana cara melindungi ponsel dari air? 
Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk melindungi ponsel kesayangan kita dan beragam pula jumlah uang yang harus kita keluarkan untuk mengamankan ponsel tersebut, dari yang gratis hingga berjumlah puluhan ribu rupiah.


Cara Melindungi Ponsel Di Musim Penghujan

TAS KRESEK
Ini solusi termudah dan gratis. Mengapa mudah? Karena kamu biasanya akan mendapatkan tas kresek ini apabila membeli makanan atau suatu barang di warung sebelah. kamu juga akan mendapatkan tas ini apabila berbelanja di minimarket tanpa kamu harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkannya. Gratis bukan?
Pastikan tas kresek yang akan kamu gunakan untuk melindungi ponselmu dalam keadaan bersih, kering dan tidak sobek. Apabila salah satu bagian tas kresek tersebut kotor, kamu bisa membaliknya sehingga bagian dalam menjadi bagian luar dan bagian luar menjadi bagian dalam. Masukkan ponsel dan gulunglah tas kresek. Bila dirasa perlu, ikatlah tas kresek tersebut untuk mencegah ponsel keluar.

KANTONG PLASTIK TRANSPARAN
Biasanya plastik ini digunakan sebagai wadah es teh, gula pasir atau jus. Sesuaikan kantong plastiknya dengan ukuran ponselmu. Untuk amannya gunakan kantong plastik yang biasa dipakai untuk menampung 1 kilogram gula pasir. Tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu mungil. Dengan harga yang tidak terlalu mahal, kamu dapat melindungi ponselmu dari air hujan.
Cara menggunakannya pun mudah. Masukkan ponsel lalu ikatlah kantong plastiknya. Selama ponsel berada di dalam kantong plastik, kamu masih dapat melihat notifikasi yang tertera di layar ponsel. Namun operasional ponsel akan menjadi terbatas.

PLASTIK KLIP
Kamu pernah membeli obat di apotek? Biasanya obat yang kamu beli dimasukkan ke dalam kantong plastik yang dilengkapi klip. Plastik klip seperti itu bisa juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk melindungi ponsel di musim penghujan. Untuk mendapatkannya juga tidak susah, kamu bisa membelinya di toko buku atau toko plastik. Jangan lupa sesuaikan dengan ukuran ponselmu.
Sebungkus plastik klip hanya beberapa ribu rupiah saja namun selain ponsel kamu aman, penggunaan plastik klip seperti ini dibandingkan dengan tas kresek dan plastik transparan akan terlihat lebih rapi dan lebih ‘berkelas’.

KANTONG KEDAP AIR
Benda ini dapat dengan mudah ditemui di supermarket atau di toko aksesoris ponsel. Harga yang ditawarkan bervariasi karena dipengaruhi oleh merk, ukuran, kualitas produk secara keseluruhan dan tebel tipisnya plastik. Kelebihan kantong kedap air berharga premium yaitu kualitas lebih terjamin dan ponsel tetap bisa digunakan untuk bertelepon dan jangan khawatir, air tidak akan bisa menembus kantong tersebut. Kantong kedap air inipun bisa digunakan berkali-kali untuk melindungi ponsel dari air.

CASE TAHAN AIR
Beberapa alternatif di atas kemungkinan bisa membuat kamu kehilangan selera menggunakan ponsel. Hal yang berbeda akan terjadi apabila kamu membeli case tahan air untuk melindungi ponsel. Ia akan membuat body ponsel menjadi lebih tebal dari aslinya namun ponsel tetap bisa dioperasikan seperti biasa. Harga yang ditawarkan memang lebih mahal dibandingkan dengan ‘pengaman-pengaman’ ponsel di atas namun hal itu sepadan dengan keamanan dan kenyamanan yang akan kamu dapatkan.
Nah, setelah kita mengetahui beberapa alternatif tips cara melindungi ponsel di musim penghujan, kini saatnya kamu memilih alternatif mana yang sesuai dengan kenyamananmu dan juga kemampuan kocek untuk melindungi ponsel kesayangan. Selamat mencoba!

Tips Cara Menggunakan Korset yang Benar

Tips Cara Menggunakan Korset yang Benar - Wanita cenderung melakukan bermacam cara untuk membuat penampilannya menjadi semakin menarik, salah satunya dengan menggunakan korset. Korset adalah semacam pakaian dalam yang dililit erat pada bagian dada, perut dan pinggul sehingga tubuh terlihat lebih ramping. Sampai saat ini penggunaan korset masih diminati, terutama oleh mereka yang memiliki masalah perut menggelambir karena dapat membuat perut tampak lebih langsing, pinggang lebih kecil, pinggul dan dada pun bisa terlihat lebih berisi. 

Namun selain dapat membuat penampilan semakin menarik, korset juga mempunyai efek buruk apabila dipakai dalam jangka waktu lama. Korset sebaiknya digunakan sesuai kebutuhan dan tidak digunakan setiap waktu. Memang belum ada penelitian ilmiah yang menyatakan harus berapa lama korset boleh digunakan kecuali penggunaan korset yang ditujukan untuk menunjang tulang yang patah atau osteoporosis.
Tips Cara Menggunakan Korset yang Benar

Berikut adalah efek samping dari penggunaan korset dalam jangka waktu panjang:

  1. Melemahnya otot-otot. Salah satu efek buruk yang ditimbulkan korset apabila dipakai terlalu lama adalah dapat membuat otot menjadi lemah. Saat menggunakan korset, otot-otot yang ada di dalam tubuh akan bekerja secara maksimal dan kemudian akan berkontraksi mengikuti lekuk tubuh yang sudah dipakaikan korset. Peran otot di bagian perut akan tergantikan oleh korset sehingga membuat otot menjadi lemah. Sebaiknya waktu yang dipakai dalam penggunaan korset harus seimbang. Misalnya menggunakan korset selama lima jam maka selama lima jam berikutnya tubuh tidak menggunakan korset lagi. Sehingga fungsi otot yang tadinya digantikan oleh korset menjadi relaks agar otot pun terlatih.
  2. Pembengkakan pada tungkai. Hal ini disebabkan peredaran darah menjadi terhambat karena adanya penggunaan korset dalam waktu lama. Aliran darah dari tungkai yang akan menuju jantung akan melambat. Tidak hanya tungkai namun kaki pun terkadang bisa menjadi kebal. 
  3. Gangguan pernapasan. Kalau pemakaian korset hanya sebatas pinggang, pernapasan tidak terlalu bermasalah. Namun kalau penggunaan korset mencapai dada tentu tidak memungkinkan cukupnya udara yang masuk untuk mengisi paru-paru. Saat bernapas rongga dada akan mengembang dan diafragma akan turun ke bawah. Namun dengan adanya pemakaian korset yang ketat, gerak yang seharusnya leluasa naik-turun menjadi terhambat. Selain itu saat bernapas tulang rusuk akan sulit bergerak ke kanan, kiri, depan dan belakang.
  4. Alergi pada kulit. Untuk orang yang memiliki kulit sensitif, bahan yang digunakan untuk membuat korset berpotensi menimbulkan alergi. Penggunaan korset yang lama akan membuat tubuh menjadi panas dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada tubuh.
Baca Juga: Gaya Berpakaian Agar Pinggang Terlihat Ramping

Setelah mengetahui efek samping dari penggunaan korset, sekarang kita dapat memilih apakah tetap akan memakai korset dari waktu ke waktu atau mengurangi pemakaian korset. Untuk anda yang kurang percaya diri dengan bentuk tubuh anda, berikut tips dan cara dalam memilih korset sehingga tetap bisa menggunakan korset dengan benar:

  1. Sesuaikan korset dengan ukuran tubuh. Penggunaan korset yang tidak sesuai ukuran (terlalu kecil atau terlalu besar) tentu menimbulkan rasa tidak nyaman.
  2. Perbanyak pilihan warna sehingga orang tidak akan menyadari bahwa anda sedang memakai korset, terutama apabila anda sedang mengenakan baju yang tipis bahannya.
  3. Mencuci korset dengan tangan dapat membuat korset lebih awet dan memungkinkan kain bertahan dari peregangannya. 

Hal lain yang perlu diingat bahwa penggunaan korset hanyalah ilusi virtual yang membuat tampilan perut tampak lebih ramping. Untuk menghilangkan lemak dan membuat tubuh langsing secara permanen tentu dengan menjaga asupan makanan dan olahraga yang teratur sehingga tidak saja langsing yang didapat tapi juga tubuh menjadi sehat. 
Demikian tips cara menggunakan korset yang  benar, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Tips Rambut Tetap Sehat Setelah Rebonding

Rambut Tetap Sehat Setelah Rebonding - Kebosanan memiliki rambut ikal atau keriting membuat wanita ingin memiliki rambut lurus dan halus karena rambut lurus lebih mudah diatur dibandingkan dengan rambut ikal atau keriting. Selain itu penampilan wajah pun akan sedikit berbeda, tidak seperti saat memiliki rambut ikal atau keriting. Untuk meluruskan rambut diperlukan treatment rebonding maupun smoothing, tapi rebonding atau smoothing kerap menimbulkan masalah kerusakan rambut. Terlebih jika tidak dilakukan dengan cara yang benar dan tidak merawat rambut sesudahnya. 
Masalah kerusakan rambut yang sering dialami setelah rebonding antara lain rambut kering, rambut kusam, rambut rontok dan bercabang.  Hal tersebut membuat wanita enggan melakukan rebonding kembali karena khawatir rambutnya menjadi rusak. Lalu apa yang harus dilakukan supaya rambut tidak rusak setelah melakukan rebonding?
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan agar tidak menimbulkan efek samping kerusakan rambut setelah melakukan rebonding:


Tips Rambut Tetap Sehat Setelah Rebonding


  • Sebelum rebonding, terlebih dulu rambut di analisa untuk mengetahui kondisi rambut (normal, kering, berminyak, rontok atau sensitif). Kemudian ditentukan produk yang cocok dengan jenis rambut, contohnya untuk rambut keriting dan pernah di warnai, diberikan produk untuk kategori rambut sensitif.
  • Rambut di masker dengan hair mask selama 5 menit, lalu dioleskan obat untuk meluruskan rambut. Tidak diperbolehkan mendiamkan obat terlalu lama, cukup 25-30 menit tanpa penyisiran rambut.
  • Apabila ingin rambut mengembang, hal yang perlu dilakukan adalah blow dry. Tapi apabila ingin rambut lepek, lakukan pencatokan pada rambut. Setelah itu rambut diberi netralisis yang berfungsi untuk mengawetkan u atau smoothing agar rambut tidak mudah mengembang dan tidak mudah keriting karena di dalam netralisis mengandung hair serum agar hasilnya rambut tidak kering dan tidak rontok.
  • Setelah rebonding atau smoothing, dianjurkan tidak mencuci rambut selama 3 hari agar minyak keluar dari batang rambut. Untuk penggunaan shampo minimal dilakukan satu minggu setelah rebonding dengan shampoo khusus  rebonding. Pilih shampo dengan kadar pelembab tinggi dan setelah itu gunakan kondisioner.
  • Setelah satu minggu rebonding lakukan minimal 2 kali pencatokan dan sebaiknya dilakukan di salon.
  • Untuk perawatan di rumah; gunakan hair serum dan hair mask dua minggu sekali. Hair mask berguna untuk mengatasi masalah rambut kering, rontok, rapuh dan bercabang setelah rebonding. Untuk perawatan awal, lakukan hair mask sebanyak 4 kali treatment.
  • Gunakan masker yang mengandung bahan dengan kadar kelembapan di atas 60 persen. Bisa digunakan bahan dari buah-buahan seperti alpukat, strawberry dan lain-lain. Bisa juga menggunakan masker dari perasan jeruk lemon, minyak kelapa dan putih telur.
  • Melakukan treatment hair spa atau hair serum oil, dilakukan setelah keramas, dimulai dari tengah ke bawah, untuk melindungi kulit kepala. Sebaiknya dilakukan di salon-salon kecantikan.
  • Tidak menggosok rambut dengan keras menggunakan handuk setelah keramas karena akan membuat  batang rambut pecah dan tidak bisa bertahan lama. Cukup dengan mendiamkan rambut sampai kering dengan sendirinya.
  • Setelah rebonding tidak dianjurkan mewarnai rambut dengan zat pewarna rambut karena zat tersebut mengandung zat kimia yang dapat merusak jaringan rambut, selain itu rambut menjadi keras dan sulit diatur.

Apabila melakukan perawatan rambut yang tepat setelah rebonding, maka hasil rebonding dapat bertahan selama satu tahun lebih. Sebaliknya jika rambut tidak dirawat setelah rebonding, rambut akan kembali keriting dan mengembang karena batang rambut kehilangan cairannya. 
Demikian tips rambut sehat setelah rebonding, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.