Tips Agar Kulit Tidak Kering Saat Puasa

Tips agar kulit tidak kering saat puasa - Saat puasa seseorang tidak makan dan minum selama 12 jam, sehingga dapat menimbulkan kekeringan pada kulit, apalagi jika aktifitas lebih banyak diluar ruangan dan terpapar sinar matahari.
Karena kondisi kulit yang menjadi semakin kering tentunya kamu harus lebih sering menggunakan pelembab. Jika biasanya menggunakan pelembab setelah mandi pagi dan sore hari, pada saat puasa harus lebih sering menggunakannya. Gunakan pelembab jenis lotion pada pagi hari dan pelembab krim pada sore hari. Bedakan antara pelembab untuk wajah dan tubuh, karena keduanya memiliki jenis yang berbeda.

Tips agar kulit tidak kering saat puasa

Selain pelembab, agar kulit tidak kering saat puasa sebaiknya gunakan juga tabir surya atau sunblock dengan minimal SPF 30 ketika beraktifitas diluar ruangan. Gunakan setengah jam sebelum melakukan aktifitas diluar ruangan dan diulang setiap beberapa jam sekali tergantung dari SPF nya.
Perhatikan juga penggunaan sabun mandi, sabun pencuci tangan dan sabun wajah. Pilihlah sabun yang banyak mengandung pelembab. Hindari untuk menggunakan sabun yang mengandung antiseptik, pasalnya kandungan antiseptik nya dapat menyebabkan kulit kering.

Hindari untuk membersihkan wajah secara berlebihan, karena dapat membuat sel natural moisturizing factor (NMF) yang berfungsi untuk menjaga air dalam kulit ikut larut dalam proses pembersihan wajah tersebut. 
Penggunaan bahan-bahan kimia yang berlebihan juga dapat membuat kulit menjadi kering. Zat-zat kimia yang dapat membuat kulit kering misalnya detergen dan alkohol.

Perhatikan pasta gigi dan obat kumur karena dapat menyebabkan bibir kering pada saat puasa, sebaiknya memilih pasta gigi untuk gigi sensitif dan tidak di anjurkan untuk menggunakan pasta gigi dengan whitening agent dan detergen karena akan membuat bibir kering selama berpuasa.

Pada saat sahur dan berbuka puasa dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan berserat  seperti sayuran dan buah-buahan seperti apel, tomat dan buah pir. Makanan yang berserat akan menyimpan cairan lebih lama.
Selain menjaga kulit dari suhu panas akibat dari paparan sinar matahari, sebaiknya hindari juga suhu yang terlalu dingin atau kering seperti AC. AC dapat membuat kulit semakin kering, apalagi jika kamu tidak menggunakan pelembab.
Demikian tips agar kulit tidak kering saat puasa, selamat mencoba dan semoga bermanfaat. 

Tips Cara Menghilangkan Bau Mulut

Tips Cara Menghilangkan Bau Mulut - Bau mulut umumnya terjadi karena adanya sisa makanan yang menempel pada gigi. Dalam mulut terdapat "bakteri baik" yang biasa disebut dengan floral normal mulut. Biasanya di dalam mulut terasa basah oleh ludah yang menempel. Ketika mulut terasa kering, floral normal mulut tersebut tidak ada sehingga bakteri dapat dengan mudah menempel dan menyebabkan bau mulut.
Bau mulut ternyata dapat dengan mudah dihilangkan dengan mengkonsumsi peterseli. Peterseli yang selama ini sering kita temui sebagai pelengkap dalam hidangan makanan seperti salad, steak dan sup, ternyata dapat berguna juga untuk menghilangkan bau mulut.

tips cara menghilangkan bau mulut

Daun peterseli mengandung senyawa aktif yang mampu membunuh bakteri yang menyebabkan bau tak sedap pada mulut. Setelah mengkonsumsi daun peterseli akan terasa lebih segar dan fresh. Selain dapat menghilangkan bau mulut, daun peterseli juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati jerawat yang meradang karena mengandung vitamin K. Jika mengkonsumsi sebanyak 100 gr setiap hari secara rutin juga mampu mengatasi keriput atau penuaan dini.

Selain makan peterseli, cara lain untuk menghilangkan bau mulut adalah dengan menggosok gigi dua kali sehari, membersihkan gigi dengan benang gigi, berkumur dengan obat kumur antiseptik, menghindari konsumsi makanan dengan aroma menyengat seperti bawang putih, mengkonsumsi buah-buahan seperti apel dan pir, menghindari rokok dan alkohol.
Demikian tips cara menghilangkan bau mulut, semoga bermanfaat.

Tips Mengetahui Rumus Kadar SPF

Tips mengetahui Rumus Kadar SPF - Semua pun mengetahui hal ini, bahwasanya cuaca panas adalah musuh dari segala musuh bagi wanita di dunia, apalagi Indonesia. Setuju?
tips mengetahui rumus kadar spf

Memang tidak dipungkiri, cuaca panas adalah sesuatu yang menjengkelkan. Terlebih untuk kamu yang sering beraktivitas di luar. Waduh, kalau sudah ketemu cuaca panas, pasti inginnya buru-buru pulang aja, kan? Betul?

Sebenarnya, hal ini tidaklah terlalu bermasalah. Asalkan kamu tahu cara mengatasinya!

Tidak perlu takut kulit menghitam dan kusam karena terkena panasnya sinar matahari. Cukup pakai sunblock atau sunscreen lotion sebenarnya, itu adalah solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini. 

Pada dasarnya, produk ini memang diciptakan dan bertujuan untuk melindungi kulit wanita dari sengatan matahari langsung. Serta kebanyakan sunblock sudah mengandung bahan khusus yang melawan sinar ultra violet B (UVB) yang dapat menyebabkan penuaan dini.

Yap, rata-rata produk anti sinar matahari sudah mengandung Sun Protection Factor (SPF.)

Bila kamu ingin menggunakan sunblock, tidak bisa lho menggunakan sembarang dan memakainya secara asal. Ternyata ada rumusnya!

Jadi kira-kira, penggunaan kadar sunscreen protection yang kamu pakai harus sesuai dengan berapa lama kamu tersengat sinar matahari langsung. Jadi semua ada takarannya.

Bagaimana menghitung dan memperkirakan rumusnya?

Kira-kira begini, jika kamu menggunakan produk sunblock yang mengandung SPF 15, berarti kulit kamu berada di lindungan terhadap sinar matahari langsung selama kurang lebih 225 menit.

Jika kamu menggunakan produk yang mengandung SPF 30, secara teori kamu aman dari sinar matahari langsung selama kurang lebih 450 menit.

Jadi, kamu juga harus mengetahui kadar SPF dalam sunblock sebelum kamu memakainya. Tidak boleh asal pakai saja.

Dikutip dari Helium, rata-rata orang bisa menahan sinar matahari langsung dan Ultra Violet B hanya berkisar 15 menit paling lama. Nah dengan perhitungan tersebut, saya simpulkan kamu sudah bisa menghitung dan memperkirakan sunblock dengan berapa SPF yang harus kamu pakai esok hari.

Nah, sedikit tambahan untuk kamu yang memakai sunblock dan menggunakannya untuk berenang. Ketika kamu memakai sunblock dan melakukan aktivitas di dalam air, usahakan untuk tetap memakainya ketika kamu kembali ke atas tanah. Maksudnya adalah, ketika kamu sebelum berenang memakai sunblock lebih dulu, ketika kamu selesai berenang dan kembali ke atas kolam renang, kamu harus memakai sunblock lagi.

Apa tujuannya? Tentu saja untuk menambah durasi serta perpanjangan perlindungan kulit kamu. 
Demikian tips mengetahui rumus kadar SPF, semoga berguna dan selamat mencoba.